Novel 5 cm ini kado ulangtaun aku kemaren, dari seorang sahabat. Isinya bagus banget, tapi emang belum kelar ini bacanya, yaa karena saya lebih memilih membaca modul manajemen limbah industri ataupun modul elemen mesin -__- slide ergonomi ama yang lain lain banyak lagi aja belum pada dicicil ampun dah uts. Novel 380 halaman ini bercerita 5 sahabat yang barengan mulu pada akhirnya mutusin buat ngejar mimpi mereka masing masing dengan pisah selama 3 bulan. mereka ketemuan dengan naik puncak mahameru, tanah tertinggi di jawa, pas perayaan 17 agustus karena emang tiap taun ada perayaan upacara di puncaknya. Selama 3 bulan pisah itu mereka berpedoman pada 5 cm untuk ngejar keinginan masing masing
"setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita cita, kamu taruh disini, di kening kamu, jangan menempel. Biarkan menempel menggantung mengambang 5 centimeter di depan kening kamu jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu"
"yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat keatas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa.”
banyak kutipan bagus di novel ini
Woman was created from the ribs of a man
Not from his head to be above him
Nor from his feet to be walk upon him
But from his side to be equal
Near to his arm to be protected
And close to his heart to be loved
atau dialog para tokohnya
Socrates itu berbuat segalanya tulus demi kebaikan manusia. Dia percaya bahwa manusia mempunyai nurani yang nggak pernah bohong. Ini adalah warisan terbesarnya. Socrates sangat percaya bahwa nurani tau mana yang benar dan manan yang salah. Simpelnya pencuri, perampok, dan orang jahat ngerasa dalam hatinya bahwa pa yang mereka lakukan itu gak bener. Socrates pun mati dalam menegakkan nuraninya. Sewaktu dia disuruh memilih antara minum racun sampai mati atau mengakui bahwa pemikirannya salah dan diusir dari Athena . dia memilih meminum racun demi athena dan demi hati nuraninya. Socrates percaya bahwa di lubuk hati seseorang itu pasti ada kebaikan. Walupun dia berbuat salah dengan segala macam alasan duniawi yang bisa membenarkan dia, jauuuh di lubuk hatinya dia tau kalo dia salah dan orang nggak baik pasti gak bahagia
sekian dan terimakasih :)
biraa

0 comments:
Post a Comment